Kamis, 29 Maret 2012

Melatih Otak untuk Pertajam Ingatan

Anda dapat melatih otak kanan agar dapat mengingat sehingga membuat fungsi ingatan Anda lebih baik.

Apakah Anda sering lupa saat mencari suatu benda? Misalnya Anda sering lupa meletakkan di mana kunci Anda? Atau lupa hal penting yang harus dilakukan? Lupa password? Nilai ulangan anak Anda buruk karena kesulitan menghafal? Hal ini banyak dialami oleh kita. Akibatnya, semakin banyak waktu dan energi yang dibutuhkan untuk mencari barang, mendapat omelan dari orang lain, atau mendapat hasil yang buruk akibat sifat pelupa tersebut. Daya ingat otak memang akan semakin berkurang seiring bertambahnya usia. Semakin tua umur seseorang biasanya mereka akan semakin pelupa. Tetapi, ini dapat juga menimpa di usia muda. Masalah ini dapat dikurangi dengan cara melatih otak.

Fungsi Otak
Dalam proses mengingat, otak memainkan peranan besar. Otak dapat terbagi atas otak kiri dan otak kanan. Fungsi otak kiri berkaitan dengan logika, angka, tulisan, kecerdasan, hitungan, analisa, dan untuk ingatan jangka pendek (short term memory). Sedangkan otak kanan kita diguakan untuk kreativitas, imajinasi, musik, warna, bentuk, emosi dan untuk ingatan jangka panjang (long term memory).
Ingatan akan lebih bertahan lama jika dalam mengingat menggunakan otak kanan. Untuk dapat mengingat dengan baik, perlu melatih otak agar berfungsi dengan optimal. Sayangnya, lebih banyak orang yang menggunakan otak kiri dalam proses mengingat. Otak kiri kebanyakan orang lebih berkembang tanpa diimbangi perkembangan otak kanan. Karena otak kiri merupakan ingatan jangka pendek, maka informasi yang disimpan di otak kiri akan lebih mudah terlupakan.
Oleh karena itu, jika ingin menyimpan dalam otak kanan, informasi harus diubah menjadi cerita atau gambar. Karena otak kanan tidak mengenal tulisan atau angka. Latihan diperlukan agar dapat mengembangkan otak kanan.

Memaksimalkan Otak Kanan Lahirkan Kreativitas Spektakuler


Pakar Pemasaran Kreatif Ippho Santosa mengatakan, bila otak kanan difungsikan dengan baik maka akan melahirkan kreativitas yang spektakuler.

“Karena itu saya arahkan agar organ tubuh berupa otak kanan difungsikan secara benar,” kata Ippho

Pada seminar bertema “7 Keajaiban Rejeki” dihadapan ratusan peserta itu, ia mengatakan, dalam otak kanan sejumlah muatan menjadi program dalam mengisi aktivitas setiap individu tersebut.

“Saya beri contoh, orang-orang yang sukses dan jenius karena mampu menggerakan dan memfungsikan otak kanannya sehingga mereka cekatan dalam setiap pekerjaan,” ucapnya.

Dikatakan, semua itu tergantung individu tersebut mampu mengolah dan menerapkan dalam kehidupannya. Karena itu perlu latihan secara teratur dan terarah.

Hal itu bukan berarti otak kiri tidak berfungsi atau berguna dalam kehidupan individu, kata dia, tetapi dalam otak kiri lebih pada fokus menjadi pemikir.

“Biasanya otak kiri lebih awal muncul ketika seseorang itu mulai menginjak bangku sekolah dasar. Karena dalam menyerap pelajaran fungsi ini lebih dominan akan kelihatan,” katanya.

Namun kemudian setelah menginjak dewasa, menurut dia cara berfikir seseorang harus sudah lebih banyak memfungsikan otak kanannya untuk meraih apa yang menjadi impian mereka.

Sebenarnya, kata dia, secara psikologi apabila seseorang terfokus pada otak kanannya akan dapat dipancarkan oleh raut wajah dan perilaku dalam kehidupannya.

“Sebenarnya bila sungguh-sungguh memfungsikan secara benar otak kanannya maka individu tersebut akan selalu mempunyai rasa optimistis dalam setiap aktivitasnya,” kata pria peraih rekor MURI dalam bidang penulisan buku motivasi itu।

Berikut ini perbedaan cara kerja otak kiri dan otak kanan manusia:

Belahan otak kiri:

Belahan otak kanan:

Matematika

Kreativitas

Bahasa verbal

Konseptual

Membaca

Inovasi

Menulis

Gagasan

Logika

Analogis

Urutan

Imaginasi / mengkhayal

Sistematis

Warna & gambar

Analitis

Musik / melodi / irama

“Untuk menciptakan SDM yang andal di Indonesia harus lebih banyak mendapatkan motivasi dari para pakar yang membidangi pekerjaannya. Sebab pengalaman para pakar itu akan dibuka secara gamblang bagaimana beraktivitas yang benar sehingga mampu meraih kesuksesan,” katanya.